Memuat...
Memuat...
Insight terkini untuk petani, peternak, dan pembudidaya Indonesia. 173 artikel dan terus bertambah.

Biokontrol terintegrasi PHT memerlukan aplikasi entomopatogen yang tepat. Artikel ini mengupas 5 kesalahan umum yang menurunkan efikasi Beauveria bassiana dan Metarhizium anisopliae, serta solusi praktis berdasarkan data produk Biosolution.

Artikel ini membandingkan efikasi Formula Insektisida Hayati Spektrum Luas (mengandung Beauveria bassiana dan Metarhizium anisopliae) dengan insektisida sintetik dalam kerangka Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Bahas mekanisme, dosis, keamanan, dan dampak lingkungan secara sains.

Biopestisida ramah lingkungan efektif jika diaplikasikan benar. Artikel ini mengungkap 7 kesalahan umum petani saat menggunakan entomopatogen seperti Beauveria bassiana dan Metarhizium anisopliae, serta cara menghindarinya untuk hasil maksimal.

Layu Fusarium pada tomat dan cabai seringkali tidak terkendali karena kesalahan aplikasi agens hayati. Artikel ini mengupas 5 kesalahan umum saat menggunakan anti layu fusarium, mulai dari dosis hingga timing, serta solusi dari Biosolution.

Mengendalikan ulat grayak jagung (FAW) secara hayati memerlukan teknik aplikasi yang tepat. Artikel ini mengupas 7 kesalahan umum saat aplikasi entomopatogen seperti Beauveria bassiana dan Bacillus thuringiensis, serta solusi dari Biosolution untuk hasil optimal.

Biokontrol nematoda akar dengan formula mikrobiologi efektif menekan Meloidogyne, namun banyak petani melakukan kesalahan aplikasi. Artikel ini mengupas 5 kesalahan umum dan solusinya menggunakan Paecilomyces lilacinus dan Bacillus firmus.

Busuk phytophthora pada cabai dan kakao seringkali sulit dikendalikan. Biokontrol dengan agens hayati seperti Trichoderma harzianum, Pseudomonas fluorescens, dan Bacillus subtilis efektif, namun banyak petani melakukan kesalahan aplikasi. Artikel ini mengupas 5 kesalahan umum dan cara memperbaikinya.

Kumbang penggerek pucuk sawit (Oryctes rhinoceros) adalah hama utama yang merugikan perkebunan sawit. Biokontrol menggunakan Metarhizium anisopliae efektif, namun banyak petani melakukan kesalahan aplikasi. Artikel ini mengupas 7 kesalahan fatal dan solusinya.

Kutu daun (aphid) dan kutu kebul (whitefly) adalah hama utama tanaman hortikultura yang sulit dikendalikan. Biokontrol menggunakan entomopatogen seperti Verticillium lecani dan Cordyceps spp. efektif, namun sering gagal karena kesalahan aplikasi. Artikel ini mengulas 7 kesalahan umum dan solusinya.

Artikel ini membandingkan efikasi Formula Anti-Busuk Phytophthora (berbasis Trichoderma harzianum, Pseudomonas fluorescens, Bacillus subtilis) dengan insektisida sintetik dalam mengendalikan penyakit busuk phytophthora pada cabai. Dibahas mekanisme biokontrol, keunggulan, dan aplikasi praktis.

Artikel ini membandingkan efikasi Formula Anti-Penggerek Kumbang Sawit (Metarhizium anisopliae) dengan insektisida sintetik dalam mengendalikan Oryctes rhinoceros. Dibahas mekanisme kerja, efektivitas lapangan, dampak lingkungan, serta integrasi dalam pengelolaan hama terpadu perkebunan sawit.

Artikel ini mengulas cara aplikasi Metarhizium anisopliae yang tepat untuk mengendalikan hama tanah pada perkebunan. Dibahas 7 kesalahan umum saat aplikasi entomopatogen, mekanisme kerja, dosis, waktu semprot, serta solusi produk Biosolution yang mengandung Beauveria bassiana dan Metarhizium anisopliae untuk efikasi optimal.