Memuat...
Memuat...
Insight terkini untuk petani, peternak, dan pembudidaya Indonesia. 173 artikel dan terus bertambah.

Artikel ini membahas strategi monitoring populasi Bacillus thuringiensis (Bt) untuk ulat dan penggerek batang di lapangan. Mulai dari penggunaan perangkap (trap), pengamatan langsung (scout), hingga penetapan ambang kendali. Dilengkapi rekomendasi produk Bt dari Biosolution yang efektif dan ramah lingkungan.

Artikel ini membandingkan efikasi Formula Anti-Kutu Daun & Kutu Kebul (mengandung Verticillium lecani dan Cordyceps spp.) dengan insektisida sintetik dalam mengendalikan aphid dan whitefly. Dibahas mekanisme kerja, kelebihan, dan dampak jangka panjang bagi tanaman.

Trips (Thysanoptera) merupakan hama utama pada bawang, cabai, dan tomat yang sulit dikendalikan. Penggunaan entomopatogen seperti Beauveria bassiana efektif, namun banyak petani melakukan kesalahan aplikasi. Artikel ini mengupas 7 kesalahan fatal dan solusinya.

Artikel ini membahas teknik monitoring populasi biofungisida Trichoderma untuk patogen tular tanah di lapangan, meliputi metode trap, scout, dan penetapan ambang kendali. Dengan memahami populasi Trichoderma, petani dapat mengoptimalkan aplikasi dan mengurangi risiko kegagalan pengendalian hayati.

Wereng coklat dan hijau adalah hama utama padi yang dapat menyebabkan kehilangan hasil hingga 60%. Artikel ini membahas strategi pengendalian wereng padi alami melalui monitoring populasi, penggunaan perangkap, scouting, dan aplikasi Formula Anti-Wereng Padi berbasis Beauveria bassiana dan Metarhizium anisopliae. Cocok untuk petani yang ingin mengurangi ketergantungan pada insektisida sintetik.

Monitoring populasi hama kutu daun (aphid) dan kutu kebul (whitefly) adalah langkah awal biokontrol. Artikel ini membahas metode trap kuning, scouting, dan ambang kendali, serta solusi semprot bawah daun dengan Formula Anti-Kutu Daun & Kutu Kebul Biosolution.

Artikel ini membahas perbandingan efikasi antara biofungisida akar dan batang (Formula Pengendali Jamur Akar & Batang) dengan insektisida sintetik dalam mengendalikan patogen akar dan pangkal batang pada tanaman hortikultura. Disertai data teknis, mekanisme kerja, dan rekomendasi aplikasi.

Artikel ini membandingkan efikasi insektisida hayati spektrum luas (Beauveria bassiana + Metarhizium anisopliae) dengan insektisida sintetik. Simak data efikasi 80-85%, mekanisme kerja, dan keunggulannya dalam program PHT.

Artikel ini membahas teknik monitoring populasi lalat buah Bactrocera pada tanaman mangga dan jambu, meliputi penggunaan perangkap (trap), pemantauan visual (scout), dan penetapan ambang kendali. Disertai rekomendasi pengendalian ramah lingkungan menggunakan Formula Anti-Lalat Buah berbasis Metarhizium anisopliae dari Biosolution.

Layu Fusarium oxysporum adalah penyakit utama pada tomat dan cabai yang menyebabkan kerugian besar. Biokontrol dengan Formula Anti-Layu Fusarium dari Biosolution menawarkan solusi efektif dan ramah lingkungan. Artikel ini membahas tanya jawab seputar pengendalian dan kaitannya dengan program ekspor.

Strategi PHT terpadu menggunakan biokontrol mikroba menjadi kunci utama dalam pengelolaan hama ramah lingkungan. Artikel ini mengupas tuntas penerapan biokontrol terintegrasi PHT di perkebunan, mulai dari mekanisme agens hayati hingga kompatibilitasnya dengan program ekspor. Temukan bagaimana Formula Insektisida Hayati Spektrum Luas dari Biosolution mampu menekan hama hingga 85% tanpa residu kimia.

Artikel ini membahas strategi mengendalikan ulat grayak jagung (FAW) dengan pendekatan monitoring populasi meliputi pemasangan perangkap (trap), pengamatan langsung (scouting), dan penentuan ambang kendali. Dilanjutkan aplikasi Formula Anti-Ulat Grayak berbasis Bacillus thuringiensis dan Beauveria bassiana sebagai solusi hayati yang aman dan efektif.